Monday, October 12, 2009

Dingin dan Manis

Alkisah, pada suatu hari minggu yang cerah di musim gugur, di tengah angin yang bertiup sepoi2 dan daun2 yang mulai merubah warnanya, gw pergi ke mall deket rumah. Gw pergi bareng tante gw dan anaknya. Di dalem mall, kita ketemu sama temen tante gw, orang korea, cewe, dan anaknya. Mereka membuka toko es krim di mall tersebut. Setelah berbasa-basi singkat, kami pun pergi dan berjanji akan mengunjungi toko es krim milik mereka.

Setelah berputar2 di dalam mall sambil nunggu anak tante gw potong rambut, kami bertiga mengunjungi toko es krim itu. Di situ ada 1 pegawai yang sungguh menarik perhatian. Seorang gadis belia berparas ayu bagaikan bunga melati di padang rumput (ini udah bahasa dongeng2 indo kayanya, hahaha) tersenyum manis kepada pelanggan2nya (ini sih gw buat2, gw ga tau dia senyum ato kaga, hahaha). Kulitnya yang sawo matang terlihat lebih manis daripada coklat, dan senyumnya yang indah lebih cerah daripada mentari di ufuk timur. Lalu saat ia memberikan es krim tiramisu kepadaku, aku tak kuasa untuk tidak menerimanya, apalagi udah bayar (apa sih). Senyumnya saat itu sungguh membuat indah hari minggu itu.

Saat ku makan es krim tiramisu yang dingin itu, rasanya kemanisan man. Ga kerasa tiramisunya kayanya. Mestinya gw beli yg strawberry cheesecake, hahaha. Tapi keberadaan sang bunga melati di toko es krim itu membuatku ingin kembali membeli es krim di situ. Hanya satu yang mengganjal hatiku...aku lupa bagaimana rupa gadis itu.

No comments:

Post a Comment